Popular Posts

Thursday, March 15, 2012

Melirik Kehidupan Di Luar Bumi

Milky Way atau Galaxi Bima Sakti.
Gambar asli Mars yang dipalsukan NASA.
Sudah lama mungkin seluruh umat manusia bertanya-tanya tentang keberadaan kehidupan diluar bumi. Pertanyaan besar ini telah lama memenuhi kepala manusia. Terlepas dari benar atau tidak adanya keberadaan diluar bumi, kita tidak dapat menilai begitu saja dengan hanya mendengar dari "Si Itu" atau "Si ini" ataupun "Mr. NASA" sekalipun. Karena akhir-akhir ini masyarakat dunia sudah sedikit mengetahui kebohongan-kebohongan NASA yang mulai terungkap.

Perkara ini memang bukan perkara sembarangan, dan juga tidak bisa hanya dijadikan sebagai khayalan. Karena setitik kebenaran akan masalah ini akan sangat berarti bagi kehidupan masyarakat bumi. Apa pun jawabannya, baik "Tidak Ada" maupun "Ada" tetap memberikan kebaikan bagi masyarakat bumi. Contohnya, jika jawabannya "Ada", sudah pasti itu adalah kabar gembira bagi makhluk bumi karena kita mendapatkan tempat baru untuk ditinggali. Kita tau bumi kita sudah tua, dan setiap benda di jagad raya mempunyai masanya sendiri. Begitu juga dengan bumi, bukan tidak mungkin bumi kita ini sudah mengalami usia akhir. Dan jika jawabannya "Tidak Ada", itu juga memberikan nilai plus bagi manusia. Karena setidaknya manusia mau belajar dan berusaha keras dan juga kita mendapatkan informasi tambahan tentang planet-planet lain yg sudah diteliti, sehingga itu semua menambah pengetahuan luas bagi kita.

Kehidupan Luar Angkasa Menurut Sains
Space Telescope.
Para peneliti dunia sudah sejak lama berlomba-lomba menggali informasi tentang kehidupan di luar bumi. Baik dari IAF (International Astronautical Federation), NASA (National America Aeronautics and Space Admnistration), ROSCOSMOS (Rusian Federal Space Agency), LAPAN (Lemabaga Antariksa dan Penerbangan Nasional), dan sebagainya. Satelit demi satelit telah diluncurkan dengan dana yang tidak sedikit demi mencari kehidupan dan pengetahuan baru. Akan tetapi dari awal pertama kali satelit diluncurkan pada 4 Oktober 1957 oleh Soviet yang diberi nama SPUTNIK 1 hingga sampai saat ini masih belum menemukan titik jelas akan keberadaan kehidupan lain selain di Planet Earth atau yang lebih dikenal dengan Bumi.


Kita belum bisa menyebut usaha mereka sebagai kegagalan, karena penelitian mereka bukan tanpa hasil. Setidaknya ada ratusan temuan planet baru yang mirip dengan bumi, hanya saja pandangan yang dikatakan mirip dengan bumi itu hanya dilihat dari segi ukuran bukan karakteristiknya. Sejauh ini ada dua planet terbaru yang mempunyai karakteristik hampir sama dengan bumi, baik dari segi ukuran dan massa, segi orbital, kandungan yang terdapat pada planet tersebut, juga dari temperaturnya. Dua planet yang dijagokan itu adalah Planet Gliese 581d dan Planet GJ 667Cc.
Comparison of The Newest Planets and Earth.
Kedua karakteristik planet ini hampir mirip dengan bumi dengan jalur orbit ke bintangnya yang juga stabil layaknya bumi yang mengorbit pada bintangnya yaitu Matahari. Selalu ada masalah dan pertanyaan baru dalam setiap jawaban yang ditemukan, dan masalahnya adalah JARAK!! Jarak kedua planet ini dari bumi masing-masing lebih dari 20 tahun cahaya, jadi pertanyaannya adalah dengan kendaraan apa dan berapa banyak bahan bakar yang kita butuhkan untuk dapat menempuh planet tersebut jika 1 tahun caya sama dengan 9,5 triliun kilometer.


Kehidupan Luar Angkasa Menurut Agama
Terlepas dari kehidupan sains, sebagai umat beragama kita patut mencari tau dari sumber spiritual, yakni agama dan kitabnya. Seperti halnya Firman Allah SWT disalah satu ayatnya: "Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya".(Adz-Dzariyat : 47), ayat ini menjelaskan bahwa langit itu sangat luas dan seperti tanpa batas, juga dangan planet-planet atau pun benda-benda angkasa lainnya yang tersebar dijagad raya ini. Jadi bukan tidak mungkin ada planet yang mirip dengan bumi. Dalam berbagai kitab agama apapun banyak ayat yang menjelaskan tentang luasnya jagad raya ini, tapi tidak ada satupun ayat yang menyebutkan adanya makhluk hidup diluar angkasa (selain 7 langit yang dihuni oleh para malaikat dan Jin). Seperti apa yang saya katakan pada paragraf pertama, kita tidak bisa menilai begitu saja tentang masalah ini. Karena tidak ada agama yang membahas adanya KEHIDUPAN DI LUAR BUMI, mungkin memang tidak pernah ada kehidupan disana. Atau juga mungkin Tuhan sengaja tidak pernah membahas masalah ini dikitab-kitab atau firman-firmannya karena Tuhan mempunyai rencana tersendiri. Tuhan masih mempunyai segudang rahasia yang mungkin saat kita disisi-Nya lah kita baru mendapatkan jawabannya.


Benar atau Tidak adanya kehidupan di luar bumi mungkin kita tidak akan menemukan jawabannya, atau bisa jadi kita akan segera tau jawabannya. Tetapi yang harus kita tau adalah betapa besar Sang Maha Pencipta sehingga Beliau menciptakan segalanya tidak lain agar kita semua beriman kepadanya dan agar kita mau banyak belajar.


"Asking eL's what do you want to know and share to eL's everything you know"

No comments:

Post a Comment