Popular Posts

Thursday, March 15, 2012

Kontra Teori of "Indonesia - The Lost Atlantis Finally Found"

Benarkah Indonesia merupakan bagian dari pulau legendaris yang terkenal yaitu Atlantis ?
Sebelum kita membahas kenapa Indonesia merupakan bagian dari Pulau Atlantis yang hilang. Kita harus tahu awal dari Atlantis itu sendiri atau Sejarah Awal Mula Pulau Atlantis.

Atlantis atau yang biasa disebut Atlantika merupakan suatu pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku dua bukunya yaitu Timaeus dan Critias.

Berdasarkan catatan dari plato Atlantis terhampar "di seberang pilar-pilar Hercules", dan mempunyai angkatan laut yang berhasil menaklukan Eropa Barat dan Afrika 9.000 tahun sebelum waktu Solon, atau sekitar tahun 9500 SM. Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dalam samudra "hanya dalam waktu satu hari satu malam".
Atlantis umumnya dianggap sebagai mitos yang dibuat oleh Plato untuk mengilustrasikan teori politik. Meskipun fungsi cerita Atlantis terlihat jelas oleh kebanyakan ahli, mereka memperdebatkan apakah dan seberapa banyak catatan Plato diilhami oleh tradisi yang lebih tua. Beberapa ahli mengatakan bahwa Plato menggambarkan kejadian yang telah berlalu, seperti letusan Thera atau perang Troya, sementara lainnya menyatakan bahwa ia terinspirasi dari peristiwa kontemporer seperti hancurnya Helike tahun 373 SM atau gagalnya invasi Athena ke Sisilia tahun 415-413 SM.(source:id.wikipedia.org)

Di era klasik pulau atlantis yang hilang ini sering dibicarakan, tetapi sebagian dari mereka tidak mempercayainya dan terkadang menjadikannya bahan lelucon. Kisah Atlantis kurang diketahui pada Abad Pertengahan, namun, pada era modern, cerita mengenai Atlantis ditemukan kembali. Dan sekarang sedang ramai dibicarakan bahwa Indonesia merupakan bagian dari pulau atau kota atlantis yang hilang.

Menilik Jejak dari Kronologis

Krono-logos
adalah usaha manusia untuk melihat sbuah kejadian berdasarkan atas urutan waktu (“chrono”).
Menurut Flint and Skinner, terbentuknya samudera atlantik pada jaman triassic, kira2 255-210 juta tahun yang lalu. Pada saat itu yang ada baru conifers, cycads, mamalia primitive dan dinosaurus. Jadi seandainya kerajaan atlantis benar2 ada, kerajaan itu tidak tenggelam pada saat terbentuknya samudera atlantik.
Disini terlihat adanya ketidak selarasan antara diskripsi atlantis versi geologi dengan versi arkeologis. Karena saat itu manusia jelas belum ada. Jadi tidak mungkin Atlantis tercipta di zaman triassic.

Dan ini adalah beberapa teori sanggahan tentang teori Atlantis-Indonesia
#1 - Prof. Aryo Santos menetapkan bahwa pada masa lalu itu Atlantis merupakan benua yang membentang dari bagian selatan India , Sri Lanka , Sumatra , Jawa, Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang) sebagai pusatnya.


@ - Jika melihat figure 20 dari http://www.bernardharrisonandfriends.com/pdfs/continental.pdf , pada jaman es antara 1,6 juta – 100 ribu tahun yang lalu, daerah yang saat ini di namakan indonesia sudah tidak menyatu. Pada saat air laut surut, sumatera, kalimantan dan jawa menyatu dengan asia, maluku, papua menyatu dengan australia sementara sulawesi dan nusatenggara sebagai pulau2 sendiri. Jadi ketetapan Pak Santos spekulatif dan kurang akurat. Hal ini didukung oleh jenis2 fauna yang berbeda antara Papua dengan Jawa/Sumatera/Kalimantan, fauna2 di papua lebih mirip dengan autralia dan fauna di jawa/sumatera/kalimantan lebih mirip dengan di Asia.

#2 - Teori Plato menerangkan bahwa Atlantis merupakan benua yang hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es (era Pleistocene) ….. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung Semeru/Sumeru/ Mahameru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau Somasir, yang merupakan puncak gunung yang meletus pada saat itu. Letusan yang paling dahsyat di kemudian hari adalah gunung Krakatau
(Krakatoa)….

@ - “Super Volcano Toba terjadi 73.000 BC tahun yang lalu, merupakan letusan terhebat dalam 2 juta tahun terakhir. Teori plato di atas jadi kurang akurat karena menyebutkan letusan Krakatau yang paling dasyat. Mengacu kepada http://mirrorh.com/timeline.html, Atlantis Kingdom(?) mungkin ada pada 23.400 B.C , jadi tidak mungkin letusan Toba menenggelamkan Atlantis, karena letusan Toba terjadi sebelumnya.

#3 - Aryo Santos sang Ilmuwan Brazil itu berargumentasi, bahwa pada saat terjadinya letusan berbagai gunung berapi itu, menyebabkan lapisan es mencair dan mengalir ke samudera sehingga luasnya bertambah. Air dan lumpur berasal dari abu gunung berapi tersebut membebani samudera dan dasarnya, mengakibatkan tekanan luar biasa kepada kulit bumi di dasar samudera, terutama pada pantai benua. Tekanan ini mengakibatkan gempa. Gempa ini diperkuat lagi oleh gunung-gunung yang meletus kemudian secara beruntun dan menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat.

@ - Agak susah dimengerti kenapa letusan gunung berapi menyebabkan lapisan es mencair.
Letusan super volcano Toba menyebabkan terjadinya penurunan suhu bumi 4-5 derajat, letusan gunung Tambora menyebabkan tahun tanpa musim panas di Eropa. Yang mungkin terjadi akibat letusan gunung berapi adalah debu akibat letusan gunung berapi terlempar ke atas/ udara, berada di tamosfer bumi cukup lama dan menghalangi sinar matahari sehingga terjadi penurunan suhu bumi. Tekanan sedimen dan air di dasar samudera menyebabkan gempa merupakan spekulasi yang kurang akurat, mengenai penyebab gempa bisa dilihat dihttp://earthquake.usgs.gov/learning/kids/eqscience.php atau di
http://earthsci.org/education/teacher/basicgeol/earthq/earthq.html#OriginofEarthquakes




Danau Toba adalah Mega Volcanic Crater


#4 - Soal semburan lumpur akibat letusan gunung berapi yang abunya tercampur air laut menjadi lumpur. Endapan lumpur di laut ini kemudian meresap ke dalam tanah di daratan. Lumpur panas ini tercampur dengan gas-gas alam yang merupakan impossible barrier of mud (hambatan lumpur yang tidak bisa dilalui), atau in navigable (tidak dapat dilalui), tidak bisa ditembus atau dimasuki.

@ - Secara logis, pernyataan di atas susah diterima nalar. Bagaimana lumpur dari laut bisa meresap ke dalam tanah di daratan? Yang mungkin terjadi adalah, lumpur di endapkan pada suatu cekungan, berulang-ulang pada suatu periode tertentu. Karena perubahan muka air laut, pengangkatan dsb, maka daerah itu terekpose ke permukaan.
#5 - Prof. Aryo Santos sendiri menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia . Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia , menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi
Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko.

@ - Data seperti apa yang dibandingkan dimaksud? Mengapa langsung menunjuk pada kesimpulan yang sama? Sejak kapan sebenarnya sistem terasering pertaninan di pakai di Indonesia? Sedangkan Borobudur sendiri dibangun belum terlalu lama, pada saat wangsa syailendra berkuasa di Jawa, dan tidak sejaman dengan Aztec dan Piramida.
Dalam setiap teori pasti ada Pro dan Kontra, dan ini hanyalah sekelumit kontra-teori yang saya kaji atas dasar pengamatan bukan sekedar bantahan. Jadi semua kembali lagi pada diri anda.
Apa pun pendapat anda, saya percaya bahwa kisah "Atlantis - The Lost World" tetap menjadi perbincangan menarik bagi para pecinta sejarah dan misteri.

"Asking eL's what do you want to know and share to eL's everything you know"

Melirik Kehidupan Di Luar Bumi

Milky Way atau Galaxi Bima Sakti.
Gambar asli Mars yang dipalsukan NASA.
Sudah lama mungkin seluruh umat manusia bertanya-tanya tentang keberadaan kehidupan diluar bumi. Pertanyaan besar ini telah lama memenuhi kepala manusia. Terlepas dari benar atau tidak adanya keberadaan diluar bumi, kita tidak dapat menilai begitu saja dengan hanya mendengar dari "Si Itu" atau "Si ini" ataupun "Mr. NASA" sekalipun. Karena akhir-akhir ini masyarakat dunia sudah sedikit mengetahui kebohongan-kebohongan NASA yang mulai terungkap.

Perkara ini memang bukan perkara sembarangan, dan juga tidak bisa hanya dijadikan sebagai khayalan. Karena setitik kebenaran akan masalah ini akan sangat berarti bagi kehidupan masyarakat bumi. Apa pun jawabannya, baik "Tidak Ada" maupun "Ada" tetap memberikan kebaikan bagi masyarakat bumi. Contohnya, jika jawabannya "Ada", sudah pasti itu adalah kabar gembira bagi makhluk bumi karena kita mendapatkan tempat baru untuk ditinggali. Kita tau bumi kita sudah tua, dan setiap benda di jagad raya mempunyai masanya sendiri. Begitu juga dengan bumi, bukan tidak mungkin bumi kita ini sudah mengalami usia akhir. Dan jika jawabannya "Tidak Ada", itu juga memberikan nilai plus bagi manusia. Karena setidaknya manusia mau belajar dan berusaha keras dan juga kita mendapatkan informasi tambahan tentang planet-planet lain yg sudah diteliti, sehingga itu semua menambah pengetahuan luas bagi kita.

Kehidupan Luar Angkasa Menurut Sains
Space Telescope.
Para peneliti dunia sudah sejak lama berlomba-lomba menggali informasi tentang kehidupan di luar bumi. Baik dari IAF (International Astronautical Federation), NASA (National America Aeronautics and Space Admnistration), ROSCOSMOS (Rusian Federal Space Agency), LAPAN (Lemabaga Antariksa dan Penerbangan Nasional), dan sebagainya. Satelit demi satelit telah diluncurkan dengan dana yang tidak sedikit demi mencari kehidupan dan pengetahuan baru. Akan tetapi dari awal pertama kali satelit diluncurkan pada 4 Oktober 1957 oleh Soviet yang diberi nama SPUTNIK 1 hingga sampai saat ini masih belum menemukan titik jelas akan keberadaan kehidupan lain selain di Planet Earth atau yang lebih dikenal dengan Bumi.


Kita belum bisa menyebut usaha mereka sebagai kegagalan, karena penelitian mereka bukan tanpa hasil. Setidaknya ada ratusan temuan planet baru yang mirip dengan bumi, hanya saja pandangan yang dikatakan mirip dengan bumi itu hanya dilihat dari segi ukuran bukan karakteristiknya. Sejauh ini ada dua planet terbaru yang mempunyai karakteristik hampir sama dengan bumi, baik dari segi ukuran dan massa, segi orbital, kandungan yang terdapat pada planet tersebut, juga dari temperaturnya. Dua planet yang dijagokan itu adalah Planet Gliese 581d dan Planet GJ 667Cc.
Comparison of The Newest Planets and Earth.
Kedua karakteristik planet ini hampir mirip dengan bumi dengan jalur orbit ke bintangnya yang juga stabil layaknya bumi yang mengorbit pada bintangnya yaitu Matahari. Selalu ada masalah dan pertanyaan baru dalam setiap jawaban yang ditemukan, dan masalahnya adalah JARAK!! Jarak kedua planet ini dari bumi masing-masing lebih dari 20 tahun cahaya, jadi pertanyaannya adalah dengan kendaraan apa dan berapa banyak bahan bakar yang kita butuhkan untuk dapat menempuh planet tersebut jika 1 tahun caya sama dengan 9,5 triliun kilometer.


Kehidupan Luar Angkasa Menurut Agama
Terlepas dari kehidupan sains, sebagai umat beragama kita patut mencari tau dari sumber spiritual, yakni agama dan kitabnya. Seperti halnya Firman Allah SWT disalah satu ayatnya: "Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya".(Adz-Dzariyat : 47), ayat ini menjelaskan bahwa langit itu sangat luas dan seperti tanpa batas, juga dangan planet-planet atau pun benda-benda angkasa lainnya yang tersebar dijagad raya ini. Jadi bukan tidak mungkin ada planet yang mirip dengan bumi. Dalam berbagai kitab agama apapun banyak ayat yang menjelaskan tentang luasnya jagad raya ini, tapi tidak ada satupun ayat yang menyebutkan adanya makhluk hidup diluar angkasa (selain 7 langit yang dihuni oleh para malaikat dan Jin). Seperti apa yang saya katakan pada paragraf pertama, kita tidak bisa menilai begitu saja tentang masalah ini. Karena tidak ada agama yang membahas adanya KEHIDUPAN DI LUAR BUMI, mungkin memang tidak pernah ada kehidupan disana. Atau juga mungkin Tuhan sengaja tidak pernah membahas masalah ini dikitab-kitab atau firman-firmannya karena Tuhan mempunyai rencana tersendiri. Tuhan masih mempunyai segudang rahasia yang mungkin saat kita disisi-Nya lah kita baru mendapatkan jawabannya.


Benar atau Tidak adanya kehidupan di luar bumi mungkin kita tidak akan menemukan jawabannya, atau bisa jadi kita akan segera tau jawabannya. Tetapi yang harus kita tau adalah betapa besar Sang Maha Pencipta sehingga Beliau menciptakan segalanya tidak lain agar kita semua beriman kepadanya dan agar kita mau banyak belajar.


"Asking eL's what do you want to know and share to eL's everything you know"

Sunday, October 2, 2011

Atlantis dikabarkan dalam Al-Qur'an

Dengan tidak bermaksud mendoktrin antar umat beragama kepada agamaku sebagai agama terakhir dan sebagai pelengkap, saya coba menjelaskan di blog ini tentang bagaimana fungsi dari Al-Qur'an Al-Qarim sebagai kitab terakhir dan kitab pembenaran. Masalah Atala atau Atlantis semakin menarik diperbincangkan juga dipelajari. Dan itu juga lagi-lagi dikabarkan didalam Al-Qur'an, seperti halnya kehancuran Menara Kembar WTC yang waktu kejadiannya sangat tepat diposisikan dalam satu ayat di Al-Qur'an, tentang Perang Akhir Zaman yang Kaum Yahudi menyebutnya sebagai Perang Armageddon, Turunnya Nabi Isa Allaihisallam yang Kaum Nasrani sebut-sebut sebagai kebangkita Isa Almasih, munculnya Imam Al-Mahdi yang diceritakan dalam kisah pewayangan sebagai cerita Kreshna Nggugah, sampai munculnya Al-Mash Ad-Dajjal Al-Akbar yang semua umat mengetahuinya sebagai makhluk pembawa fitnah dan kesesatan terbesar di muka bumi. Begitu juga dengan kisah atlantis ini, telah diceritakan jelas untuk orang-orang yang mau berfikir


Berikut adalah ayat-ayat yang menceritakan kabar kehancuran Atlantis dalam Al-Qur'an:
Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir, maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu.
QS. al-Mu’minun (23) : 41
Kemudian Kami ciptakan sesudah… mereka umat-umat yang lain.
QS. al-Mu’minun (23) : 42
Maka apakah kamu merasa aman (dari hukuman Tuhan) yang menjungkir balikkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? Dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindung pun bagi kamu.
QS. al-Isra’ (17) : 68
Atau apakah kamu merasa aman dari dikembalikan-Nya kamu ke laut sekali lagi, lalu Dia meniupkan atas kamu angin taupan dan ditenggelamkan-Nya kamu disebabkan kekafiranmu. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun dalam hal ini terhadap (siksaan) Kami.
QS. al-Isra’ (17) : 69
Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.
QS. al-Isra’ (17) : 70
Maka (masing-masing) mereka mendurhakai Rasul Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras. QS. al-Haqqah (69) : 10 Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu ke dalam bahtera,
QS. al-Haqqah (69) : 11
agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.
QS. al-Haqqah (69) : 12

Berbahagialah kita karena kita termasuk kaum yang berada dizaman pembenaran. Dan kabar kebenaran itu sendiri sesungguhnya sudah dipaparkan jelas bagi orang-orang yang mau berfikir.

"Asking eL's what do you want to know and share to eL's everything you know"